Senin, 28 Februari 2011

Kasian, Separuh Gadis Wajah Ini Mati

Keceriaan Christine Honeycutt terpancar setiap kali berkunjung ke dokter. Di balik keceriaannya, siapa sangka gadis 11 tahun itu mengidap sebuah gangguan kesehatan sangat langka.

Gadis asal China Grove, North Carolina, ini mengidap sindroma Parry-Romberg. Penyakit langka ini ditandai dengan gangguan sistem kekebalan yang menyerang balik tubuh penderitanya.

Penyakit ini mulai terdeteksi saat Christine berumur lima tahun. Diawali dengan munculnya tanda berwarna abu-abu di batas dahi dan leher, serta memar di area leher. Lewat beberapa kali pemeriksaan medis, dokter menyatakan kemunculan tanda itu tak membahayakan.

Namun, sebuah kejang hebat membuat naluri ibunda Christine, Vicki Honeycutt, bekerja. Sang bunda curiga ada penyakit misterius yang menyerang putrinya. Setelah menjalani pemindaian MRI, terlihat penyusutan di wajah bagian kiri. Sakit itu menggerogoti jaringan subkutan antara tulang, otot dan kulit.

Kulit akan kehilangan elastisitas dan kekencangan akibat sistem imunitas yang menyerang balik. Ini membuat tulang tak dapat tumbuh secara normal. Seiring waktu, satu sisi wajahnya akan menjadi lebih kecil, dan berubah menyerupai kerangka. Tubuh bagian kirinya pun tidak akan berkembang dan mengecil.

Dokter sempat memberitahu bahwa belum ada obat penyakit ini. Karenanya, Christine harus menunggu hingga penyakit mencapai puncak kerusakan sebelum dokter bedah mencoba memperbaiki struktur wajahnya. "Saya merasa ngeri, dan berpikir apakah nantinya anak saya akan terlihat sangat menyeramkan," katanya.

"Saya tak dapat membayangkan apa yang akan terjadi padanya, bagaimana pergaulannya nanti. Saya berpikir semua hal buruk tidak akan terjadi jika wajahnya dapat dipertahankan," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.

Naluri keibuan membuat Vicki terus mencari kesembuhan bagi putrinya. Ia tak menyerah dan diam melihat separuh wajah putrinya hancur. Semangat inilah yang mempertemukannya dengan dokter bedah perintis, Dr John Siebert.

Di tangan Siebert, Christine menjalani operasi mengganti jaringan mati dan akan menjalani tiga kali pembedahan untuk menghaluskan rahangnya. Dampak penyakit memang berlangsung terus menerus, namun Siebert menyatakan operasi dapat mengontrol dampak kerusakan.

Penyakit langka ini diperkirakan hanya menimpa 700 pasien di seluruh dunia. Penyakit otoimun progresif kebanyakan mempengaruhi anak perempuan usia antara lima hingga 15 tahun, tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa.

Dari pengalamannya, Vicki Honeycutt berharap untuk membantu orang lain yang mengalami kondisi langka dan memulai sebuah organisasi nirlaba Christine Champion's for Hope. "Anak ini sangat luar biasa. Kami ingin membantu anak-anak lainnya."

Jumat, 25 Februari 2011

Wah, Ada Tablet Harga Murah Cuma Hanya Rp 2,9 Juta-an !

Pabrikan produk telekomunikasi asal China, Huawei, resmi meramaikan pasar tablet android Indonesia dengan memperkenalkan Ideos S7 yang diklaim termurah seharga kurang dari Rp3 juta.

"Ini adalah tablet android pertama Huawei di Indonesia yang sebelumnya telah diluncurkan di Australia dan Hong Kong," kata Marketing Director Huawei Device Indonesia Riadi Sugihtani di Jakarta, Kamis (24/2).

Ia mengatakan, tablet android itu akan dilepas ke pasar dengan harga di bawah Rp3 juta atau sekitar Rp2,9 juta.

Tablet berdimensi 209x108x15,5 mm itu dilengkapi layar resistive 7 inci yang memungkinkan optimalisasi file media baik gambar maupun video.

"Beberapa fitur yang ditawarkan di antaranya HD Video, HiFi, audio player, Hi-speed Web Browsing, dan dapat digunakan untuk menelepon," katanya.

Fitur tersebut bekerja dalam sistem operasi Android 2.1 dengan dukungan processor qualcomm snapdragon QSD 8250 1 GHz.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, pihaknya menggandeng operator telekomunikasi PT XL Axiata.

Head of Device Management PT XL Axiata Agung Wijanarko, mengatakan, 2011 adalah tahunnya tablet PC oleh karena itu pihaknya ingin secara optimal terjun dalam bisnis tersebut.

"Ideos s7 ini adalah tablet PC termurah di Indonesia saat ini, kami melihat peluang di mana perkembangan bisnis ke depan tidak melulu suara dan SMS tetapi bisnis data, jadi kami bekerja sama dengan Huawei menghadirkan layanan yang bisa diakses di manapun menggunakan tablet PC dari Huawei," katanya.

Dua pihak itu menggandeng PT Teletama Artha Mandiri (TAM) sebagai distributor resmi di Tanah Air.

Ideos s7 memiliki spesifikasi WiFi 802.11 b/g/n, bluetooth 2.1, dual Hi-Fi speaker, mic, micro USB data, 3,5 mm stereo audio jack, micro SD up to 16 GB, dock jack, SIM card slot, sensor gravitasi, optical track pad, auto light sensor, kamera 2 MP di belakang dan 0,3 MP kamera depan, berat 500 gram, dan baterai Li-ION 3.7V 2.200 mAh.

Fitur utamanya menggunakan sistem operasi google android 2.1, mendukung 3D games, H.264, MPEG4, 8 GB memori internal, web 2.0, MP3, PCM, AMR, AAC, JPEG, BMP, PNG, GIFF, TIFF, dan UI Emotion widget.

Aplikasi utama SMS/MMS, email client, contact managemen, HD video & audio player, web browser & appropriate plug ins, RSS Feeds, widget engine and management, kalender, photo album, remote upgrade and management, dan document to go office reader.

Kamis, 24 Februari 2011

Video Pidato 'Bung Tomo' Turunkan Nurdin Halid

Gerakan suporter sepakbola Indonesia yang ingin menggulingkan Nurdin Halid dari tampuk kekuasaan PSSI belum ada tanda-tanda surut. Aksi terbaru, suporter mendompleng video yang menggambarkan pahlawan revolusi Bung Tomo untuk menyuarakan revolusi di PSSI.

"Merdeka! Saudara-saudara pecinta sepakbola di seluruh Indonesia," demikian kalimat pembuka dari video yang diunggah di YouTube tersebut, dengan gaya bak orator kemerdekaan.

Inti dari video tersebut bisa ditebak, yaitu menyayangkan lolosnya Nurdin jadi bakal calon ketua umum PSSI serta menginginkannya untuk tak lagi memimpin PSSI.

Pengusaha asal Makasar tersebut dianggap telah gagal selama ini dalam menakhodai induk olahraga sepakbola nasional, serta memiliki rekam jejak buruk lantaran pernah mendekam di bui.

Suara yang dilontarkan memang sama dengan kebanyakan suporter yang telah berdemo selama ini. Namun cara yang disampaikan dari video ini terbilang unik. Sebab, menggunakan Bung Tomo layaknya orator yang menginginkan Nurdin turun.

Tampilan video ini pun coba mengikuti zamannya Bung Tomo yang jadoel. Yakni disampaikan dengan balutan warna hitam putih seperti video-video yang diproduksi di jaman penjajahan.

Padahal jika disimak, video bertajuk 'Pesan Bung Tomo untuk Suporter Indonesia' itu mengambil cuplikan gambar peristiwa-peristiwa masa kini, termasuk video mengenai semaraknya para suporter Indonesia serta potongan pertandingan kala Indonesia menghadapi Malaysia pada Piala AFF beberapa waktu lalu.

Akhir kata, para suporter diminta bersatu untuk melakukan revolusi dalam tubuh PSSI. "Jangan cuma bisa teriak dalam pertandingan," pungkas video tersebut.




Klik Lihat Video Bung Tomo











Ini Dia Pria yang Punya Beristri 39 Beranak 94 Bercucu 33

Pernahkah Anda membayangkan mempunyai istri 39 orang dan punya anak 100? Mungkin tak akan pernah terbayangkan. Tapi bagi pria India bernama Ziona Chana, punya istri lebih dari tiga lusin itu sangat mengasyikkan.

Ziona Chana, pria berumur 66 tahun ini bukanlah seorang pengusaha kaya raya yang hidup mewah di kota megapolitan. Chana hanyalah pria tua yang tinggal di daerah pedalaman timur laut India.

Kini pria tua itu tercatat memiliki istri 39 orang dengan 94 anak dan 33 cucu. Bahkah kemungkinan besar akan bertambah lagi.

Keluarga besar Chana tinggal di desa pegunungan di negara bagian Mizoram, kawasan dekat perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Mereka tinggal di sebuah bangunan dengan empat lantai dan 100 kamar. Anak-anak dan istri-istri mereka serta semua anak mereka tinggal di kamar berbeda dalam satu bangunan namun berbagi dapur yang sama. Chana bertemu dengan istri tertuanya, ketika masih berumur 17 tahun. Istri tertuanya berusia lebih tua tiga tahun.

Chana memang dikenal gemar kawin. Dalam waktu bersamaan, pria tua itu bisa tidur dengan tujuh hingga delapan istrinya sekaligus di dalam kamar pribadi.

"Saya menikahi 10 perempuan dalam satu tahun," katanya kepada media setempat.

Yang unik dari keluarga Chana, para istrinya bisa hidup rukun. Para istri Chana secara bergantian memasak sementara para anak perempuannya membersihkan rumah dan mencuci. Anak-anak laki-laki melakukan pekerjaan luar ruang seperti bertani dan beternak.

Jumlah total keluarga besar Chana ada 167 jiwa. Ketika memasak, sedikitnya perlu 91 kg nasi dan lebih dari 59 kg kentang dalam seharinya. Uniknya, mereka didukung oleh sumber pendapatan mereka sendiri dan bantuan yang kadang datang dari para pengikut mereka.

Sudah cukupkah Chana dengan 39 istri? Ternyata belum! Pria 'perkasa' ini masih berencana menambah istri lagi.

"Hari ini saya siap untuk menambah keluarga saya dan ingin untuk menambah jumlah pernikahan saya," kata Chana.

"Saya memiliki banyak sekali orang untuk disayangi dan menyayangi saya dan saya menganggap bahwa saya adalah laki-laki yang beruntung."

Chana oleh masyarakat setempat dikenal sebagai kepala sekte Kristen yang disebut sebagai 'Chana'. Sekte ini memperbolehkan pengikutnya berpoligami. Sekte 'Chana' terbentuk sejak Juni 1942 dan memiliki anggota sekitar 400 keluarga. Luar biasa.

Doa Minta Jodoh

Ya Tuhan, kalau dia memang jodohku, dekatkanlah….
Tapi kalau bukan jodohku,
Jodohkanlah…

Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah supaya kami berjodoh…

Kalau ternyata dia tidak bisa berjodoh denganku,
jangan beri dia jodoh…
biarkanlah dia tidak berjodoh sama seperti diriku,

Dan saat dia telah lama tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali…

Kalau dia sudah berjodoh orang lain,
putuskanlah, lalu jodohkanlah denganku..

Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
berilah orang lain itu jodoh sehingga dia ditinggal, lalu
Jodohkanlah kembali dia denganku…

Senin, 21 Februari 2011

Inilah Alasan Arifin Panigoro dan George Toisutta Terdepak dari Calon Ketum PSSI

Akhir pekan lalu, Komite Pemilihan mendepak dua bakal calon Ketua Umum PSSI, Arifin Panigoro dan George Toisutta. Alasan Komite Pemilihan karena dua orang tersebut tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun.

Artinya, sang incumbent Nurdin Halid dan wakilnya selama 8 tahun, Nirwan D Bakrie, yang lolos sebagai calon dan berpeluang menduduki kursi ketua umum.

Berdasarkan dokumen yang diterima Media Indonesia, Senin (21/2) siang, Komite Pemilihan PSSI dalam Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor: 03/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015 menimbang Arifin Panigoro tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun sebagaimana terbukti dari pertama, mengenai kapasitas Arifin selaku pengurus Yayasan Bandung Raya, Komite Pemilihan PSSI menilai bahwa Yayasan Bandung Raya belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai anggota PSSI sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI.

Kedua, mengenai kapasitas Arifin yang aktif dalam pembinaan usia dini di kompetisi U-15 Piala Medco, Komite Pemilihann PSSI menilai bahwa hal itu tidak serta merta Arifin dapat diartikan aktif dalam pembinaan usia dini di kompetisi U-15.

"Medco pun bukan anggota PSSI mengingat pembinaan usia dini di Kompetisi U-15 sepenuhnya berada di bawah naungan PSSI. Medco hanya bertindak sebagai sponsor. Keterkaitan PSSI dan Medco terbatas hanya pada perikatan komersial belaka dan tidak terkait dengan diri Arifin Panigoro," demikian kalimat yang ada dalam surat keputusan itu.

Yang ketiga, Komite Pemilihan menemukan fakta adanya aktivitas Arifin dalam kegiatan yang bernama Liga Primer Indonesia (LPI). Komite Pemilihan menilai LPI tidak dikenal dan diakui. Dengan demikian, (Arifin) melanggar Statuta PSSI.

Surat keputusan Komite Pemilihan ini pun terbit dalam dua nomor dengan isi yang sama. Selain nomor 03/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, Komite Pemilihan juga menerbitkan Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor: 06/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015.

Dalam dua surat itu pun tidak ada kop surat PSSI. Namun, tiap halamannya ada paraf ketua dan wakil ketua Komite Pemilihan PSSI serta lima anggotanya. Di halaman akhir surat pun ada tanda tangan tujuh orang itu.

Sementara itu, dalam Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor 04/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang. Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, Komite Pemilihan menimbang George Toisutta tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun sebagaimana terbukti dari pertama, mengenai kapasitas George Toisutta sebagai pembina Persatuan Sepakbola Markas Besar Angkatan Darat (PSAD), Komite Pemilihan menilai George bukanlah ofisial dan/atau pemain yang mempunyai tanggung jawab teknis, media, dan administratif sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI.

Soal status PSAD pun, Komite Pemilihan menilai PSAD bukan merupakan klub yang menjadi anggota PSSI dan belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai anggota PSSI sebagaimana diatur dalam statuta PSSI.

Kedua, Komite Pemilihan menulis dalam surat keputusannya, "Surat Keterangan PSSi Cabang Kota bandung Nomor 034/KU/PC.PSSI/K.BDG/II/2011 tertanggal 3 Februari 2011: 0SK/02/I/2011 yang merekomendasikan George Toisutta untuk menjadi Ketua Umum PSSI,

Komite Pemilihan Komite Eksekutif berpendapat bahwa PS/SSB Bara Siliwangi bukan merupakan klub yang menjadi Anggota PSSI dan belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai Anggota PSSI sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI."

(Uniknya, PS Bara Siliwangi merupakan anggota Pengcab PSSI Kota Bandung)

Sama seperti surat keputusan untuk Arifin Panigoro, Komite Pemilihan PSSI menerbitkan dua surat keputusan tanpa kop surat PSSI untuk GeorgeToisutta. Surat pertama bernomor 04/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang. Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015. Dan surat kedua 05/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015.@MediaIndonesia

Benarkah, Wajah Dunia Pada 2050 Tak Bisa Dikenali Lagi ?

Pertambahan penduduk yang lebih makmur dan bersaing untuk memperoleh sumber daya yang kian langka dapat membuat dunia "tak bisa dikenali" paling lambat pada 2050, demikian peringatan beberapa peneliti dalam konferensi utama ilmu pengetahuan di AS, Ahad (20/2).

PBB telah meramalkan penduduk global akan mencapai tujuh miliar pada tahun ini, dan bertambah jadi sembilan miliar pada 2050. "Kebanyakan pertumbuhan justru terjadi di negara miskin, terutama di Afrika dan Asia Selatan," kata John Bongaarts dari organisasi nirlaba Population Council.


Untuk memberi makan semua mulut itu, "kita nantinya perlu menghasilkan sebanyak mungkin pangan dalam 40 tahun ke depan sebagaimana telah kita lakukan dalam 8.000 tahun belakangan", kata Jason Clay dari World Wildlife Fund dalam pertemuan tahunan tersebut yang diselenggarakan oleh American Association for the Advancement of Science (AAAS).

"Hingga 2050 takkan ada sisa planet yang bisa dikenali", jika kecenderungan saat ini berlanjut, kata Clay. Penduduk yang bertambah akan memparah masalah, seperti berkurangnya sumber daya, kata John Casterline, Direktur Initiative in Population Research di Ohio State University.

Namun penghasilan manusia juga diperkirakan akan naik selama 40 tahun ke depan --tiga kali lipat secara global dan jadi delapan kali lipat di negara berkembang. Kondisi itu justru menambah berat beban bagi pasokan makanan global.

Orang cenderung mendatangi rangkaian gerai makanan saat penghasilan mereka meningkat. Mereka mengkonsumsi makin banyak daging dibandingkan dengan ketika penghasilan mereka lebih sedikit, kata para ahli tersebut.

Diperlukan sebanyak 3,4 kilogram padi-padian untuk menghasilkan satu pon daging, dan sebanyak tiga sampai empat pon padi-padian untuk menghasilkan satu pon keju atau beberapa telur, kata para ahli itu.

"Makin banyak orang, makin banyak uang, makin banyak konsumsi, tapi planetnya tetap yang lama," kata Clay kepada AFP. Ia mendesak para ilmuwan dan pemerintah untuk mulai melakukan perubahan sekarang untuk menghasilkan makanan.

Sementara itu, ahli kependudukan menyerukan pendanaan lebih banyak buat program keluarga berencana guna membantu mengendalikan pertumbuhan jumlah manusia, terutama di negara berkembang.

"Selama 20 tahun, sangat sedikit penanaman modal di sektor keluarga berencana, tapi perhatian mulai balik lagi sekarang, sebagian gara-gara faktor lingkungan hidup seperti pemanasan global dan harga pangan," kata Bongaarts.

"Kami ingin meminimkan pertumbuhan penduduk, dan satu-satunya cara yang tersedia untuk melakukan itu ialah melalui program keluarga berencana yang lebih efektif," kata Casterline.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola pengendapan. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Akibat pemanasan global dan kebutuhan akan perut manusia sangat menekan spesies ikan besar di lautan. Penangkapan ikan secara berlebihan oleh manusia membuat makin sedikit ikan besar pemangsa yang berenang di berbagai samudra di dunia, kata beberapa ilmuwan Jumat (18/2).

"Penangkapan ikan secara berlebihan tentu saja telah berlangsung dan menimbulkan dampak 'ketika kucing tak ada, tikus berkeliaran' terhadap lautan kita," kata Villy Christensen, profesor di UBC Fisheries Centre.

Para peneliti itu juga mendapati lebih dari separuh (54 persen) kemerosotan populasi ikan pemangsa telah terjadi selama 40 tahun terakhir. Sebanyak 76 juta ton makanan laut komersial dilaporkan telah ditangkap pada 2006. Itu berarti "tujuh triliun hewan dibunuh dan dikonsumsi oleh kita atau ternak kita", kata ilmuwan UBC Reg Watson.

Watson mengatakan kegiatan penangkapan ikan telah berkembang selama beberapa dasawarsa belakangan, sehingga secara keseluruhan mencapai posisi 1,7 miliar watt, atau 22,6 juta tenaga kuda, di seluruh dunia tahun itu.