Kamis, 24 Februari 2011

Doa Minta Jodoh

Ya Tuhan, kalau dia memang jodohku, dekatkanlah….
Tapi kalau bukan jodohku,
Jodohkanlah…

Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah supaya kami berjodoh…

Kalau ternyata dia tidak bisa berjodoh denganku,
jangan beri dia jodoh…
biarkanlah dia tidak berjodoh sama seperti diriku,

Dan saat dia telah lama tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali…

Kalau dia sudah berjodoh orang lain,
putuskanlah, lalu jodohkanlah denganku..

Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
berilah orang lain itu jodoh sehingga dia ditinggal, lalu
Jodohkanlah kembali dia denganku…

Senin, 21 Februari 2011

Inilah Alasan Arifin Panigoro dan George Toisutta Terdepak dari Calon Ketum PSSI

Akhir pekan lalu, Komite Pemilihan mendepak dua bakal calon Ketua Umum PSSI, Arifin Panigoro dan George Toisutta. Alasan Komite Pemilihan karena dua orang tersebut tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun.

Artinya, sang incumbent Nurdin Halid dan wakilnya selama 8 tahun, Nirwan D Bakrie, yang lolos sebagai calon dan berpeluang menduduki kursi ketua umum.

Berdasarkan dokumen yang diterima Media Indonesia, Senin (21/2) siang, Komite Pemilihan PSSI dalam Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor: 03/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015 menimbang Arifin Panigoro tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun sebagaimana terbukti dari pertama, mengenai kapasitas Arifin selaku pengurus Yayasan Bandung Raya, Komite Pemilihan PSSI menilai bahwa Yayasan Bandung Raya belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai anggota PSSI sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI.

Kedua, mengenai kapasitas Arifin yang aktif dalam pembinaan usia dini di kompetisi U-15 Piala Medco, Komite Pemilihann PSSI menilai bahwa hal itu tidak serta merta Arifin dapat diartikan aktif dalam pembinaan usia dini di kompetisi U-15.

"Medco pun bukan anggota PSSI mengingat pembinaan usia dini di Kompetisi U-15 sepenuhnya berada di bawah naungan PSSI. Medco hanya bertindak sebagai sponsor. Keterkaitan PSSI dan Medco terbatas hanya pada perikatan komersial belaka dan tidak terkait dengan diri Arifin Panigoro," demikian kalimat yang ada dalam surat keputusan itu.

Yang ketiga, Komite Pemilihan menemukan fakta adanya aktivitas Arifin dalam kegiatan yang bernama Liga Primer Indonesia (LPI). Komite Pemilihan menilai LPI tidak dikenal dan diakui. Dengan demikian, (Arifin) melanggar Statuta PSSI.

Surat keputusan Komite Pemilihan ini pun terbit dalam dua nomor dengan isi yang sama. Selain nomor 03/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, Komite Pemilihan juga menerbitkan Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor: 06/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama Arifin Panigoro Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015.

Dalam dua surat itu pun tidak ada kop surat PSSI. Namun, tiap halamannya ada paraf ketua dan wakil ketua Komite Pemilihan PSSI serta lima anggotanya. Di halaman akhir surat pun ada tanda tangan tujuh orang itu.

Sementara itu, dalam Surat Keputusan Komite Pemilihan Komite Eksekutif PSSI Periode 2011-2015 Nomor 04/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang. Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, Komite Pemilihan menimbang George Toisutta tidak memenuhi persyaratan tentang harus telah aktif di sepakbola sekurang-kurangnya lima tahun sebagaimana terbukti dari pertama, mengenai kapasitas George Toisutta sebagai pembina Persatuan Sepakbola Markas Besar Angkatan Darat (PSAD), Komite Pemilihan menilai George bukanlah ofisial dan/atau pemain yang mempunyai tanggung jawab teknis, media, dan administratif sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI.

Soal status PSAD pun, Komite Pemilihan menilai PSAD bukan merupakan klub yang menjadi anggota PSSI dan belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai anggota PSSI sebagaimana diatur dalam statuta PSSI.

Kedua, Komite Pemilihan menulis dalam surat keputusannya, "Surat Keterangan PSSi Cabang Kota bandung Nomor 034/KU/PC.PSSI/K.BDG/II/2011 tertanggal 3 Februari 2011: 0SK/02/I/2011 yang merekomendasikan George Toisutta untuk menjadi Ketua Umum PSSI,

Komite Pemilihan Komite Eksekutif berpendapat bahwa PS/SSB Bara Siliwangi bukan merupakan klub yang menjadi Anggota PSSI dan belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai Anggota PSSI sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI."

(Uniknya, PS Bara Siliwangi merupakan anggota Pengcab PSSI Kota Bandung)

Sama seperti surat keputusan untuk Arifin Panigoro, Komite Pemilihan PSSI menerbitkan dua surat keputusan tanpa kop surat PSSI untuk GeorgeToisutta. Surat pertama bernomor 04/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang. Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015. Dan surat kedua 05/KP-KOMEK PSSI/II/2011 tentang Hasil Verifikasi Atas Nama George Toisutta Sebagai Calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015.@MediaIndonesia

Benarkah, Wajah Dunia Pada 2050 Tak Bisa Dikenali Lagi ?

Pertambahan penduduk yang lebih makmur dan bersaing untuk memperoleh sumber daya yang kian langka dapat membuat dunia "tak bisa dikenali" paling lambat pada 2050, demikian peringatan beberapa peneliti dalam konferensi utama ilmu pengetahuan di AS, Ahad (20/2).

PBB telah meramalkan penduduk global akan mencapai tujuh miliar pada tahun ini, dan bertambah jadi sembilan miliar pada 2050. "Kebanyakan pertumbuhan justru terjadi di negara miskin, terutama di Afrika dan Asia Selatan," kata John Bongaarts dari organisasi nirlaba Population Council.


Untuk memberi makan semua mulut itu, "kita nantinya perlu menghasilkan sebanyak mungkin pangan dalam 40 tahun ke depan sebagaimana telah kita lakukan dalam 8.000 tahun belakangan", kata Jason Clay dari World Wildlife Fund dalam pertemuan tahunan tersebut yang diselenggarakan oleh American Association for the Advancement of Science (AAAS).

"Hingga 2050 takkan ada sisa planet yang bisa dikenali", jika kecenderungan saat ini berlanjut, kata Clay. Penduduk yang bertambah akan memparah masalah, seperti berkurangnya sumber daya, kata John Casterline, Direktur Initiative in Population Research di Ohio State University.

Namun penghasilan manusia juga diperkirakan akan naik selama 40 tahun ke depan --tiga kali lipat secara global dan jadi delapan kali lipat di negara berkembang. Kondisi itu justru menambah berat beban bagi pasokan makanan global.

Orang cenderung mendatangi rangkaian gerai makanan saat penghasilan mereka meningkat. Mereka mengkonsumsi makin banyak daging dibandingkan dengan ketika penghasilan mereka lebih sedikit, kata para ahli tersebut.

Diperlukan sebanyak 3,4 kilogram padi-padian untuk menghasilkan satu pon daging, dan sebanyak tiga sampai empat pon padi-padian untuk menghasilkan satu pon keju atau beberapa telur, kata para ahli itu.

"Makin banyak orang, makin banyak uang, makin banyak konsumsi, tapi planetnya tetap yang lama," kata Clay kepada AFP. Ia mendesak para ilmuwan dan pemerintah untuk mulai melakukan perubahan sekarang untuk menghasilkan makanan.

Sementara itu, ahli kependudukan menyerukan pendanaan lebih banyak buat program keluarga berencana guna membantu mengendalikan pertumbuhan jumlah manusia, terutama di negara berkembang.

"Selama 20 tahun, sangat sedikit penanaman modal di sektor keluarga berencana, tapi perhatian mulai balik lagi sekarang, sebagian gara-gara faktor lingkungan hidup seperti pemanasan global dan harga pangan," kata Bongaarts.

"Kami ingin meminimkan pertumbuhan penduduk, dan satu-satunya cara yang tersedia untuk melakukan itu ialah melalui program keluarga berencana yang lebih efektif," kata Casterline.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola pengendapan. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Akibat pemanasan global dan kebutuhan akan perut manusia sangat menekan spesies ikan besar di lautan. Penangkapan ikan secara berlebihan oleh manusia membuat makin sedikit ikan besar pemangsa yang berenang di berbagai samudra di dunia, kata beberapa ilmuwan Jumat (18/2).

"Penangkapan ikan secara berlebihan tentu saja telah berlangsung dan menimbulkan dampak 'ketika kucing tak ada, tikus berkeliaran' terhadap lautan kita," kata Villy Christensen, profesor di UBC Fisheries Centre.

Para peneliti itu juga mendapati lebih dari separuh (54 persen) kemerosotan populasi ikan pemangsa telah terjadi selama 40 tahun terakhir. Sebanyak 76 juta ton makanan laut komersial dilaporkan telah ditangkap pada 2006. Itu berarti "tujuh triliun hewan dibunuh dan dikonsumsi oleh kita atau ternak kita", kata ilmuwan UBC Reg Watson.

Watson mengatakan kegiatan penangkapan ikan telah berkembang selama beberapa dasawarsa belakangan, sehingga secara keseluruhan mencapai posisi 1,7 miliar watt, atau 22,6 juta tenaga kuda, di seluruh dunia tahun itu.

Sabtu, 19 Februari 2011

Nirwan Bakrie dan Nurdin Halid Lolos Verifikasi Calon Ketum PSSI


Komite pemilihan calon ketua umum PSSI untuk periode 2011-2015 melakukan keputusan mengejutkan dengan hanya meloloskan dua bakal calon ketua umum PSSI. Hanya Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pemilihan ketua umum pada kongres PSSI yang akan digelar di Bali Maret nanti.

"Dengan demikian kami mengumumkan hasil verifikasi calon ketua umum PSSI pertama Nirwan D Bakrie dan kedua H.A. M Nurdin Halid,surat keputusan ini telah sesuai dengan statuta FIFA dan aturan pemilihan pemilihan ketua umum," kata Ketua Tim Verifikasi calon Ketum PSSI Syarif Bustaman saat jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/2/2011).

Syarif tidak mengemukakan alasan-alasan yang jelas mengenai tidak diterimanya kandidat calon ketum lainnya yang juga ikut mendaftarkan diri"Kami bekerja berdasarkan atas hukum,statuta PSSI yang telah disahkan FIFA," ujar Syarif.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, ada dua calon ketum lainnya yakni Jenderal George Toisutta dan Arifin Panigoro yang juga ikut mendaftarkan diri namun dengan tidak disebutkannya nama dua calon tersebut secara otomotis keduanya telah dianulir.

Tim verifikasi juga enggan melayani pertanyaan dari puluhan wartawan yang hadir di jumpa pers. Usai membacakan keputusan mereka terlihat terburu-buru ingin segera mengakhiri konferensi pers.

Dengan demikian pupuslah sudah harapan masyarakt Indonesia untuk melihat reformasi dalam tubuh PSSI. Induk sepakbola nasional ini hampir dipastikan akan kembali dikuasai oleh orang-orang lama yang dinilai gagal di PSSI.

Jumat, 18 Februari 2011

Honda Jazz, Freed dan City Ditarik dari Peredaran di Indonesia

PT Honda Porspect Motor (HPM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Honda di Indonesia, Jumat (18/2), mengumumkan akan melakukan penggantian komponen mobil Honda Jazz, Freed, dan Honda City yang ditengarai bermasalah. Langkah ini dilakukan PT HPM sebagai bagian dari upaya penarikan 693.497 unit ketiga produk tersebut oleh Honda di pasar global.

"Ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa semua produk kami berada dalam standar tertinggi dalam hal keamanan dan kualitas. Meski produk tersebut telah berada di tangan konsumen selama bertahun-tahun,” papar Yukihiro Aoshima, President Director PT HPM, dalam keterangan pers, Jumat (18/2).

Jumlah ketiga model yang akan diperbaiki mencapai 30.252 unit. Jumlah itu terdiri dari 16.300 unit Honda Jazz yang produksi Juni 2008-Maret 2010, kemudian 10.592 unit Honda Freed yang diproduksi Mei 2009–Februari 2010, serta 3.360 unit sedan Honda City keluaran Oktober 2008-Januari 2010.

PT HPM tidak menggunakan istilah penarikan produk tetapi program penggantian komponen Lost Motion Spring yang terdapat pada lengan penggerak (rocker arm). Layanan tersebut diberikan secara gratis.

Menurut Aoshima, proses penggantian komponen akan dilakukan mulai 28 Februari di Pulau Jawa dan 2 Maret di wilayah luar pulau tersebut. “Proses penggantian diperkirakan hanya membutuhkan waktu tiga jam,” kata dia.

Para pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar penggantian akan dihubungi langsung atau melalui surat oleh PT HPM.

Seperti dilansir Nikkei.com dan Reuters, Kamis (17/2), Honda Motors Corporation mengumumkan akan menarik hampir 700 ribu unit Honda Fit (Jazz), Freed, dan City di berbagai belahan dunia. Alasan penarikan karena komponen mesin bermasalah.

Komponen mesin Lost Motion Spring yang terdapat pada lengan penggerak (rocker arm) berpotensi bengkok sehingga menimbulkan kebisingan dan berpotensi menyebabkan mesin mati secara tiba-tiba. Setelah itu mesin sulit untuk dihidupkan kembali.

Mobil yang ditarik itu berada di Amerika Utara, Asia Pasifik, Amerika Latin, Timur Tengah, serta Afrika.

Mengerikan, Ada Seekor Ular Makan Sebuah Telur Sekaligus !

Mengerikan sekali melihat video di bawah ini, seekor ular makan telur. Padahal ularnya kecil tetapi mampu melahap sebuah telur. Silahkan dilihat sendiri :





Kamis, 17 Februari 2011

Film Horor Terbaru : Jenglot Pantai Selatan Merupakan Cerita Kisah Nyata !

Sutradara Rizal Mantovani kembali menggebrak perfilman tanah air dengan film horor terbaru "Jenglot Pantai Selatan". Film itu diangkat dari kisah nyata masyarakat di pesisir pantai Selatan.

"Jadi memang ada Jenglot berekor sirip ikan yang menggegerkan masyarakat disana," ujarnya ketika peluncuran film "Jenglot Pantai Selatan" di Mall FX, Jakarta pada Rabu (16/2/2011).

Menurut Rizal, film itu adalah film horor terseram yang pernah dia buat karena ada kejadian mistis yang terjadi selama pembuatan film seperti ada beberapa kru film yang kesurupan."Selama saya buat film horor belum pernah ada yang kesurupan, baru film ini saja," ujarnya.

Sebelumnya, Rizal juga pernah membuat film horor seperti Jelangkung dan Kuntilanak.

Pengakuan Rizal itu juga diperkuat oleh penuturan Temmy Rahadi, salah pemeran dalam film itu. Temmy menceritakan pembuatan film selalu menggunakan genset untuk menyalakan lampu. Tiba-tiba lampu mati tetapi genset hidup, berselang beberapa lama lampu kembali hidup disusuk beberapa kru yang kesurupan."Pokoknya tegang banget ketika pembuatan filmnya," ujar Temmy.

Ketika ditanya mengapa menggunakan judul "Jenglot", Rizal menjelaskan Jenglot memiliki karakter unik karena memiliki tubuh dan bentuk sendiri. "Jika pocong atau kuntilanak, dia memilki rupa seperti manusia cuma rupanya saja yang menyeramkan. Jenglot benar-benar monster atau asli jin," ujar Rizal.

Rizal kembali menuturkan tantangan lainnya yaitu membuat benda mati, Jenglot, menjadi hidup dan nyata. "Kalau pocong dan kuntilanak diperankan manusia," katanya.

Film itu ditujukan untuk dewasa maupun remaja dengan salah satu pesan moral "menghormati adat istiadat di tempat lain".

Film itu menceritakan tentang sekelompok anak muda yang ingin mengisi waktu liburan mereka di pinggir pantai selatan tetapi liburan mereka dikejutkan oleh sosok Jenglot yang menghabisi satu persatu nyawa mereka.

Film itu dihiasi bintang-bintang muda seperti Temmy Rahadi, Debby Ayu, dan Wichita Safari.