Rabu, 05 Januari 2011

Ini Dia Nama-Nama Selebriti yang Tertipu dengan Gelang Power Balance !

Tak bisa dipungkiri, kepopuleran Power Balance di antara para selebriti semakin ‘menggila’ belakangan ini. Gelang Power Balance, yang ‘dijanjikan’ meningkatkan keseimbangan, kekuatan, dan fleksibilitas penggunanya, terlihat menghias tangan banyak selebritis, mulai dari David Beckham sampai Kate Middleton.

Yang mengejutkan, baru-baru ini, perusahaan yang membuat gelang ini menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah dari kemampuan gelang ini, yang juga berarti bahwa gelang ini tidak ada bedanya dengan gelang karet biasa.

Perusahaan yang memproduksi Power Balance bahkan sudah menawarkan ganti rugi kepada para pembeli di Australia sekaligus berjanji akan mengubah tampilan website, kemasan, sampai iklannya agar menyampaikan pesan dengan lebih benar.

Pernyataan perusahaan itu tentunya membuat sejumlah orang merasa tertipu. Nah, mau tahu deretan selebriti dunia yang pernah menghiasi tangan mereka dengan tipuan Power Balance:

1. David Beckham
Pesepak bola asal Inggris ini pernah tertangkap kamera mengenakan Power Balance berwarna hitam yang melingkari lengannya di sebuah kesempatan. Ia mungkin ingin tampil prima yang melambangkan statusnya sebagai seorang atlet.

2. Kate Middleton
Calon istri Pangeran William ini pun tak mau kalah. Gelang serupa tampak menghiasi tangannya saat Sang Calon Ratu Inggris itu berjalan-jalan di sebuah tempat beberapa waktu silam.

3. Robert De Niro
Artis gaek ini juga pernah kepergok mengenakan Power Balance ketika diwawancara sebuah media. Apakah itu demi menjaga kesehatan di usianya yang tak lagi muda?

4. P Diddy
Diddy pernah terlihat mengenakan karet gelang itu saat ia beraksi di atas panggung. Entah karena ikutan tren atau penyanyi rap asal Amerika Serikat itu memang menganggap Power Balance keren?

5. Gerard Butler
Pemeran film kolosal 300 ini juga tertangkap kamera mengenakan gelang 'penyeimbang' itu di sebuah acara.

Ternyata, selebriti ternama seperti mereka pun menjadi korban penipuan sebuah gelang karet.@Metrotevenews.com

Senin, 03 Januari 2011

Akhirnya Cassano Resmi Milik Milan !

AC Milan mengumumkan bahwa pihaknya secara resmi telah memboyong Antonio Cassano. Eks Sampdoria itu bergabung dengan status bebas transfer.

"Milan menginformasikan bahwa proses transfer Cassano telah dilengkapi," demikian keterangan yang disampaikan klub melalui situs resminya, Senin (3/1/2011) malam WIB.

Proses transfer ini selesai setelah Milan menyerahkan surat-surat kelengkapan kepada pihak liga. Cassano bergabung dengan status bebas transfer.

Pemain berusia 28 tahun itu pertama kali berseragam Rossoneri saat menjalani training camp di Dubai, Minggu kemarin.

Deal antara Milan dan Sampdoria sebenarnya sudah dicapai sejak akhir Desember kemarin. Namun sang attacante baru sah bermukim di San Siro saat jendela transfer musim dingin dibuka awal bulan ini.

Kedua klub dan pemain yang bersangkutan juga sepakat untuk sama-sama menanggung keharusan membayar uang sebesar lima juta euro yang menjadi tanggungan Sampdoria terhadap Real Madrid jika menjualnya sebelum kontrak habis di musim 2013.@Detiksport

Inilah Alasan PSSI Menolak Liga Primer Indonesia


PSSI menyebut Liga Primer Indonesia adalah ilegal. Seperti dikutip situs resminya, inilah alasan organisasi pimpinan Nurdin Halid itu menyebut LPI sebagai kompetisi ilegal.


I. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005.

Pasal 51 pada Bab IX Siskornas mengenai Penyelenggaraan Kejuaraan Olahraga, disebutkan,
1. Penyelenggaraan kejuaraan olahraga wajib memenuhi peryaratan teknis kecabangan, kesehatan, keselamatan. dan ketentuan daerah setempat;
2. Penyelenggaraan kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan;
3. Penyelenggaraan kejuaraan olahraga sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib memiliki penanggung-jawab kegiatan,
4. Setiap orang dan.atau badan hukum asing dapat menyelenggarakan kejuaraan olahraga di Indonesia dalam bentuk kemitraan dengan induk organisasi olahraga cabang bersangkutan.

Pelanggaran dari peraturan dan ketentuan sebagaimana yang tertuang pada Pasal 51 Siskornas, dipaparkan secara jelas pada Pasal XXII Siskornas mengenai Ketentuan Pidana.

Pasal 89 Bab XXII Siskornas menyebutkan,
1. Setiap orang yang menyelenggarakan kejuaraan olahraga tanpa memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau kerja denda paling banyak Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah);
2. Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menimbulkan kerusakan dan/atau gangguan keselamatan pihak lain, setiap orang dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah);

II. Otoritas sepakbola di Indonesia (Statuta PSSI)

Statuta PSSI dalam pasal 1 Ketentuan Umum bahwa Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia merupakan satu – satunya organisasi sepakbola nasional di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk selanjutnya di dalam Statuta PSSI disebut PSSI, dan/ atau The Football Association of Indonesia.

Pasal 79 Bab XII Statuta PSS tentang Kompetisi, disebutkan, 1. PSSI mengatur, mengelola dan menyelenggarakan kompetisi-kompetisi resmi di dalam wilayahnya sebagai berikut; a. kompetisi profesional, b. kompetisi amatir, c. kompetisi kelompok umur, d. kejuaraan sepakbola wanita, e. kejuaraan futsal.

Terkait dengan kompetisi PSSI, pada Pasal 80 Bab XII, mengenai Perizinan Klub, disebutkan bahwa Komite Eksekutif PSSI membuat dan menetapkan peraturan-peraturan mengenai sistim perizinan klub untuk berpartisipasi di dalam kompetisi-kompetisi PSSI.

Statuta PSSI sebagai dasar hukum pelaksanaan kegiatan sepakbola di wilayah Republik Indonesia sesuai dengan Statuta FIFA, dan Statuta AFC yang di dalamnya mengatur Kode Etik dan Kode Disiplin.

Pasal 84 Bab XII Statuta PSSI adalah, PSSI tidak diperkenankan melakukan pertandingan atau melakukan hubungan keolahragaan dengan asosiasi-asosiasi yang bukan anggota FIFA atau dengan anggota suatu Konfederasi tanpa persetujuan FIFA.

Sedangkan Pasal 85 Bab XII selengkapnya berbunyi," Klub, Liga atau setiap kelompok klub yang berafiliasi dengan PSSI tidak boleh menjadi anggota di Asosiasi lainnya atau berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi yang berada di wilayah kewenangan Asosiasi lainnya. tanpa adanya izin dari PSSI dan Asosiasi lainnya tersebut dan juga tanpa izin dari FIFA, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu".@Republika.co.id

Minggu, 02 Januari 2011

Justin Bieber Dihujat, Gara-Gara Dukung Pembangunan Masjid di Ground Zero

Andy Sullivan, pimpinan pekerja konstruksi Brooklyn dan lawan vokal Park51, masjid yang diusulkan dibangun dekat lokasi Ground Zero, telah menemukan target baru: Justin Bieber. Dia menyerukan boikot atas Justin Bieber setelah sebuah wawancara dengan Tiger Beat, dimana Bieber menyebut kaum Muslim adalah sangat keren (super cool) dan mendukung pembangunan masjid di dekat Gorund Zero.

Dalam sebuah wawancara dengan Beat Tiger, bintang pop muda yang pertama melejit melalui situs Youtube ini menekankan bahwa kebebasan agama adalah hal yang membuat Amerika besar. Ia menyebut mereka yang menentang Masjid termotivasi oleh kefanatikan.

"Muslim harus dibiarkan untuk membangun masjid mana saja mereka inginkan," kata penyanyi ini. "Datang dari Kanada, aku tidak terbiasa dengan tingkat intoleransi seperti yang sekarang ada (di Amerika), eh."

Bieber melanjutkan dengan mengatakan bahwa umat Islam adalah "super cool," Kristen adalah "lame-o-rama," dan bahwa masjid akan membantu "memulai dialog" dengan semua agama.

"Aku berusia sekitar tujuh tahun ketika tragedi 11 September terjadi, dan terus terang aku heran masih terjadi kontroversi tentang hal itu. Melangkahlah terus! "

Sullivan menyatakan akan terus menyerukan boikot atas Bieber di seluruh Amerika. Ia juga meminta semua anak muda untuk menurunkan poster Bieber dari kamar mereka.

Namun, sebuah media menyatakan Bieber tidak pernah berbicara dengan Tiger beat tentang Park51. Kolumnis Salon, Justin Elliott, berusaha untuk mencari artikel Tiger Beat dan menemukan bahwa potongan pembicaraan yang dikutip oleh Sullivan adalah sebenarnya sebuah karya satir dari sebuah situs yang disebut CelebJihad.com, yang justru menghina Islam dan berisi fitur softcore porno. Pemilik situs menegaskan bahwa artikel itu sebenarnya tipuan.

Namun Sullivan tampaknya tak peduli. Ia mengatakan pada WYNC akhir Desember 2010 bahwa anak-anaknya telah dilarang dari menghadiri pertunjukan Bieber.

"Saya memberitahu mereka, 'Hey Guys, coba tebak Justin Bieber berbicara apa? Teruskan rencana pembangunan masjid di Gorud Zero," jelas Sullivan untuk Salon dalam sebuah wawancara. "Gadis kecilku menurunkan poster dan berkata dia telah menghapus Bieber dari daftar idolanya."

Halaman Facebook juga telah diluncurkan oleh sekutu Sullivan untuk mempublikasikan boikot Bieber dan beberapa selebriti pro-masjid lainnya. Laman ini telah menarik hampir 500 penggemar.@Republik.co.id

Sabtu, 01 Januari 2011

Alasan Cynthiara Alona Kembali Tampil Tanpa Jilbab di Tahun 2011 !

Aktris Cynthiara Alona yang biasa tampil seksi tiba-tiba memutuskan untuk berjilbab. Namun di 2011 Alona kembali eksis tanpa jilbabnya.

Alona mengaku ingin jadi diri sendiri dan berkonsentrasi dalam kariernya. Sepertinya Alona belum mantap benar ketika memutuskan untuk memakai jilbab.

"Jadi masih belum pakai jilbab dulu lah, kalau untuk diomongin sih pasti. Tapi aku dah siaplah untuk itu," ujar Alona ketika dihubungi via ponselnya, Minggu
(2/1/2011).

Bintang film 'Diperkosa Setan' itu yakin aksinya melepas jilbab tersebut akan menuai komentar dari banyak orang. Apapun komentar tersebut baik atau buruk, Alona siap menerimanya.

Tapi walau tidak lagi berjilbab, Alona membantah dirinya akan kembali tampil seksi seperti dulu. Alona juga belum akan menerima job untuk tampil nakal dan buka-bukaan.@DetikHot


Jumat, 31 Desember 2010

Perbandingan iPad Vs Galaxy Tab, Lengkap Fitur dan Harganya !

Invasi tablet PC mulai terasa efeknya di Indonesia. Saat ini ada dua primadona besar yang tengah digandrungi pasar di akhir tahun ini. iPad milik Apple vs Samsung Galaxy Tab.

Dibanding iPad dengan layar 9.7 inchnya, Galaxy Tab memang lebih portable dengan ukuran layar hanya sebesar 7 inch (600 x 1024 pixel). Pada ukuran 768 x 1024 pixel, layar iPad terasa sedikit lebih lebar.

Selisih ukuran 3 inch cukup membuat karakter dalam membawa dua produk tersebut berbeda. iPad lebih cocok dimasukan tas, sementara Glaxy Tab lebih pas dimasukan saku jaket. Mari kita simak perbedaan karakter dan spesifikasi kedua tablet tersebut.

Galaxy Tab, Android Raksasa Sebesar 7 Inch

Galaxy Tab merupakan produk pertama Samsung di ranah tablet PC. Berbekal dengan kecanggihan sistem operasi Android 2.2 (Froyo), produk ini diklaim bakal menjadi sebuah gadget yang digandrungi masyarakat.

Tak ubahnya seperti iPad yang coba mengisi kekosongan antara ponsel pintar dengan netbook, begitu pun dengan Samsung yang memposisikan Galaxy Tab dikelas yang sama. Sebagai pendatang baru, produk tersebut memiliki beberapa celah yang tak ada di iPad. Misalnya kamera.

Tablet Samsung ini memiliki kamera sebesar 3,2 megapixel (belakang) dan 1,3 megapixel (depan). Meski tidak terlalu bagus menangkap gambar pada ruangan yang gelap, namun kehadirannya merupakan poin tersendiri.

Jeroan yang diusung produk ini pun tak main-main. Sebut saja penggunaan prosesor Cortex A8 berkecepatan 1Ghz yang disandingkan dengan memori RAM sebesar 512MB. Dengan spesifikasi tersebut, Galaxy Tab mampu mejalankan film beresolusi 1920 x 1080 tanpa masalah. Format film yang didukung piranti ini pun cukup lengkap seperti, DivX, XviD, MPEG4, dan H.264 tentunya.
iPad, Menjembatani iPhone dan MacBook

Harus diakui, iPad merupakan tablet PC dengan tampilan paling mulus. Saat mengenalkan iPad, Steve Jobs pernah menyebutkan gadget ini bakal mengisi 'ruang kosong' antara iPhone dan MacBook.

Dari sisi ukuran dan kelengkapan perangkat, iPad memang cocok untuk mengisi ruang tersebut. Ia lebih besar daripada iPhone, namun tak cukup berbobot seperti MacBook (atau laptop lain).

Ukuran iPad cukup besar untuk menikmati konten seperti komik digital, halaman web, maupun video. Namun ia tidak terlalu besar sehingga menyulitkan untuk mengoperasikannya dengan satu tangan.

Hanya saja, bobot iPad yang seharusnya 'ringan' itu menjadi cukup berat untuk penggunaan dengan satu tangan di jangka waktu agak lama. Punggungnya yang terbuat dari aluminium pun turut mendukung rasa was-was pengguna: takut iPad-nya terselip dan jatuh


Dari sekilas karakteristik kedua tablet di atas, mari kita bandingkan dari tiap elemennya:

1) Desain:

Galaxy Tab, berukuran 7 inch pas digenggam dan memiliki desain yang solid. Dibanding iPad bobotnya terasa lebih ringan.

iPad, berukuran 9.7 inch sedikit was-was jika tablet ini jatuh. Bobotnya memang lebih berat dari Galaxy Tab, namun tampak lebih elegan berbalut alumunim dan tidak terlalu gendut. Layarnya jelas lebih lega ketimbang Galaxy Tab.


2) Tampilan

Galaxy Tab, adalah Android yang tentu memiliki tampilan lebih kompleks ketimbang iOS. Beberapa pengguna Android yang telah terbiasa tentu tak memiliki masalah. Namun bagi pengguna awam, tampilannya lebih membingungkan dari iPad.

iPad, memiliki tampilan iOS yang lebih simpel dan mudah dipahami bagi pengguna awam. Secara desain dan feel, iOS lebih smooth dan mulus dalam hal transisi, efek, dan jalannya aplikasi.


3) Fitur


Galaxy Tab, mengambil celah yang tak dimiliki iPad. Dengan dua buah kamera, tablet milik Samsung ini jadi lebih fungsional tentunya. Selain itu Galaxy tab sudah mendukung Flash.

iPad, tampil lebih simpel tanpa kamera. Tablet Apple ini juga tidak mendukung format Flash. Galaxy Tab boleh lebih unggul untuk dual hal tersebut.


4) Harga

Galaxy Tab, dijual seharga Rp 6 jutaan. Berbeda dengan iPad, Galaxy Tab tak memiliki versi Wifi saja. Semua sudah all ini dalam satu tablet tersebut.

iPad, telah resmi masuk Indnesia. AppStore Indonesia menjualnya mulai Rp 4,7 juta (Wifi 16 GB). Model paling mahal adalah iPad dengan koneksi 3G berkapasitas 64GB yang ditawarkan pada kisaran Rp 7,9 juta.

Kesimpulan:


Nah, sekarang pilihan jatuh di tangan masing-masing. Jika menginginkan tablet yang berdisplay lega, dapat digunakan untuk mengetik secara cepat maka pilihlah iPad. Namun jika menginginkan tablet yang lebih ringkas untuk dimasukan tas kecil, memiliki kamera, dan tentunya mendukung format Flash, pilihalah Galaxy Tab.

Mengintip Yuk, Guru Mengajarkan Pendidikan Seks di China

Memberikan kesempatan kepada anak laki-laki dan perempuan melihat kamar mandi dari lawan jenis adalah salah satu cara baru guru-guru di China memberikan pendidikan seks di sekolah.

Siswa kelas 3 di sebuah SD di distrik Chaoyang, Beijing, menerima pendidikan seks pertama mereka dengan melakukan tur ke toilet. "Memberikan kesempatan untuk melihat toilet lawan jenis adalah salah satu cara pendidikan seks dan mengerti posisi mereka," ujar guru Hou Wenjun.

Hou percaya jika pendidikan dimulai dari rasa ingin tahu. "Dengan melakukan tur ke kamar mandi memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melihat perbedaanya," jelasnya, lagi. Salah satu bagian kurikulum mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 adalah pendidikan seks dimulai degan subyek mengenai masalah kesuburan.@TribunNews.com